RIZA, FAISAL and Özay, Mehmet (2026) Menjaga jejak, menyambung keserjanaan: mengenang Tengku Luckman Sinar dan masa depan intelektual Melayu (1933-2011). kaldera.id, NA (NA). pp. 1-3.
|
PDF
- Published Version
Download (167kB) | Preview |
Abstract
Setiap 27 Juli, hari kelahiran Tengku Luckman Sinar memberi kita alasan untuk kembali menengok seorang tokoh yang selama hidupnya bekerja di antara dua zaman: dunia kesultanan yang kehilangan kekuasaan politik dan dunia republik yang sedang mencari bahasa baru untuk memahami masa lalunya. Mengenang Luckman Sinar tentu dapat dilakukan dengan menyebut gelar, jabatan, penghargaan, dan jumlah karya yang ditinggalkannya. Namun, angka-angka itu belum menjawab pertanyaan yang lebih penting: apa sebenarnya yang dikerjakannya sepanjang hidup, dan mengapa pekerjaan itu masih mendesak bagi kita hari ini dilanjutkan? Pertanyaan tersebut menjadi semakin menarik apabila Luckman Sinar tidak dibaca sebagai tokoh yang berdiri sendirian. Ia merupakan bagian dari mata rantai panjang keserjanaan Melayu Sumatera Timur. Sebelum dirinya, telah hadir ulama, guru, jurnalis, sastrawan, dokter, ahli hukum, aktivis pergerakan, dan pendiri lembaga pendidikan yang bekerja melalui agama, pers, organisasi, sastra, politik, dan pendidikan modern.
| Item Type: | Article (Electronic Media) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tengku Lucman Sinar, Melayu, Serdang, North Sumatra, intellektual |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H10 Societies |
| Kulliyyahs/Centres/Divisions/Institutes (Can select more than one option. Press CONTROL button): | International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) |
| Depositing User: | ASSOC.PROF MEHMET ÖZAY |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 12:02 |
| Last Update: | 01 Aug 2026 12:02 |
| Queue Number: | 2026-07-Q4410 |
| URI: | http://irep.iium.edu.my/id/eprint/130391 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
